Ilustrasi puisi. (Arsacadipura) Oleh: Naning Scheid* Soneta Berengsek untuk Kekasih Baik tutup diam-diam jendela yang menghadap rumah tetangga biarkan televisi menyala, kancing bajumu terbuka mari berhenti menyangkal hasrat fatal dari rindu-rindu kolosal; tunjukkan kelembutanmu yang kasar sebab tanganku mulai bosan…
-
-
Puisi: Getir Malam di Stasiun Lempuyangan – Naning Scheid
Naning Scheid (l. 1980) Getir Malam di Stasiun Lempuyangan Pada binar ruang di samping loket, angin mewakili bisu yang riuh; potongan hati tempo hari – jatuh, terserak di keramik retak Lalu kita bersikap selayak teman, menerbang jauh kemesraan, menutup rapat ruang rasa, masa depan kebersamaan tak temui tuannya Begitulah… Saat…
-
Berai Bianglala
Oleh Naning Scheid BARNALI berjalan berjinjit menyelinap ke luar kelas meninggalkan peralatan sekolahnya. Berhasil ke luar gerbang, gadis Bangladesh itu berlari menuju jalan besar. Hujan lebat baru saja turun di kota Dakha. Jalanan becek. Sepatu hitam dan celana putih seragam sekolah kotor. Barnali mengacungkan ibu jari kepada setiap kendaraan yang lewat, ia…
-
Garam Mutje
PAIN Remains to be Felt ilustrasi Azka Zahra Maziya - Pikiran Rakyat MUTMAINAH tidak pernah menyangka hidupnya seperti ini. Bermukim di Belanda sekaligus menjadi maharatu di apartemennya. Menguasai wilayah strategis yaitu dapur dan kasur. HARI itu jam menunjukkan pukul dua dini hari, Mutmainah mengorganisasi wilayah dari kasur menuju dapur. Matanya…