In 2025, my journey at the Académie Art de la Parole marked a deeper dive into versification and classical interpretation. I presented Charles Baudelaire’s sonnet La Mort des Amants, exploring rhythm, nuance, and the delicate tension between language and emotion before a live audience. Each line was an exercise in…
-
-
Nilai Universal dalam Sastra Anak Terjemahan Pangeran Cilik dan Implikasinya terhadap Pendidikan di Indonesia
Sri NurnaningrumUniversitas PGRI SemarangAuthorhttps://orcid.org/0009-0005-1951-7987 DOI: https://doi.org/10.26877/teks.v10i1.1548 Keywords: nilai universal, pangeran cilik, profil pelajar pancasila, sastra anak terjemahan, sastra anak untuk pendidikan ABSTRACT This study examines the universal values present in the children’s literature The Little Prince by Antoine de Saint-Exupéry in Indonesian version Pangeran Cilik and their influence pedagogical approaches in Indonesia. This academic…
-
Lima Puisi Terbaik Tema Demokrasi, Salah Satunya dari Aceh
Byklik.com | Kulon Progo – Kurator Lomba Cipta Puisi bertema pemilu dan demokrasi, memilih lima puisi terbaik dari 20 puisi yang masuk nominasi. Salah satu puisi yang terpilih adalah karya Ayi Jufridar, anggota Panwaslih Kota Lhokseumawe sekaligus penulis Aceh. Berdasarkan pengumuman Bawaslu Kulon Progo, kelima puisi terbaik itu adalah Pada Pemilu karya Naning Scheid (Brussel, Belgia), Kitab…
-
Reinterpreting Flaubert and Lubis in Kardjo’s sonnets “L’Éducation Sentimentale”: A transcultural intertextuality study
Authors Sri Nurnaningrum naning.scheid@gmail.com University of PGRI Semarang, Indonesia Nazla Maharani Umaya University of PGRI Semarang, Indonesia Harjito Harjito University of PGRI Semarang, Indonesia ABSTRACT This article examines the transcultural intertextuality in Wing Kardjo’s sonnets “L’Éducation Sentimentale,” which reinterprets Gustave Flaubert’s novel with the same title and Mochtar Lubis’s novel Jalan Tak Ada Ujung. Using Julia…
-
Apa dan Siapa Perempuan Pengarang / Penulis Indonesia
Setelah hampir 12 tahun sejak buku saya PROFIL PEREMPUAN PENGARANG/PENULIS INDONESIA (KKK, 2012) beredar, ternyata belum juga terbit buku sejenis yang coba memperbaharuinya. Yaitu buku yang memberi afirmasi pada kiprah para perempuan pengarang dan penulis Indonesia. Buku ini adalah buku cetak ulang. Tak hanya berganti judul menjadi APA & SIAPA…
-
Tips Hidup Bersama Sastra dari Naning Scheid
PojokTIM– Wajahnya tak pernah lepas dari senyum semringah. Gayanya tetap enerjik tanpa tanda-tanda kelelahan. Padahal baru saja keliling Jawa dan Madura untuk menyambangi teman-temannya. Itulah Naning Scheid; penulis, penyair, penerjemah, akademisi, sekaligus aktris teater Indonesia yang bermukim di Belgia. “Aku tidak pernah naik public transportation di Jakarta, jadi minta ditemani supaya tidak nyasar,”…
-
Ngobrol Sastra “Dari Belgia ke Madura” Bersama Naning Scheid, Luka Lama Bisa Menjelma Puisi Baru
NGOBROL SASTRA: Dari kiri, Didik Wahyudi, Naning Scheid, dan A. Muttaqin, dalam acara Ngobrol Sastra Dari Belgia ke Madura di Kopi Kelud, Sabtu (25/5) malam. (KHOLIL RAMLI/JPRM) BANGKALAN, RadarBangkalan.id – Sabtu (25/5) malam suasana Kopi Kelud, sebuah warung kopi klasik di Kelurahan Mlajah, Kecamatan Bangkalan, terasa berbeda. Biasanya ramai oleh canda dan tawa anak…
-
Intertextuality in Transcultural Literacy for Global Education and Soft Power Diplomacy
Published date: Apr 18 2025 Journal Title: KnE Social Sciences Issue title: The 7th International Conference on Education and Social Science Research (ICESRE) Pages: 551 - 559 DOI: 10.18502/kss.v10i9.18526 Authors: Sri Nurnaningrum Nazla Maharani Umaya Harjito Abstract Intertextuality remains underexplored in transcultural literacy. Wing Kardjo's work serves as a case study in this research.…
-
Baudelaire dan Bunga-Bunga Iblis: Diskusi Buku Puisi di JBS
An Ismanto Baudelaire dibicarakan dengan asyik di halaman kecil Kedai JBS (Jual Buku Sastra) di Keloran, Tirtonirmolo, Bantul, Yogyakarta pada sore yang dinaungi langit mendung, Rabu, 27 November 2024. Dipandu Tofa dan ditemani Abdillah Danny, keduanya dari Susastra KMSI UNY, Naning Scheid memaparkan segi-segi hayat dan karya “penyair terkutuk” itu. Walaupun merupakan…
-
Mengenal Lebih Dekat Sastra Perancis Melalui Program Kerja Himpunan Mahasiswa ”French Corner”
Ibu Sri Ridjati (kiri), Ibu Naning Scheid (tengah), dan Ibu Witakania (kanan) Oleh Jose Maulana Sandrya Dunia kesusastraan merupakan ruang yang tak terbatas, tempat di mana kata-kata berkembang menjadi hal baru yang penuh imajinasi, emosi, dan makna. Dalam setiap bait puisi, paragraf cerita, atau dialog drama, sastra mengajak kita untuk…