JAKARTA, majalahelipsis.id—Naning Scheid, seorang dosen, peneliti, penyair, dan penerjemah asal Indonesia yang telah lama menetap di Belgia, menjadi bintang tamu dalam program Jabat Tangan yang diselenggarakan Jagat Sastra Milenia (JSM). Dalam acara kali ini, Naning membawakan diskusi mendalam mengenai puisi Prancis klasik, terutama melalui buku terjemahannya yang terbaru, Les Fleurs…
-
-
Bincang Sastra di SMA Kesatrian 2 Semarang: Antusiasme Siswa & Keunikan Kegiatan Literasi
Rabu, 20 November 2024, aula SMA Kesatrian 2 Semarang dipenuhi semangat literasi dalam acara Bincang Sastra yang berlangsung meriah. Acara menghadirkan Naning Scheid, seorang penulis sekaligus penerjemah yang tinggal di Brussel, Belgia, disambut dengan antusiasme tinggi dari para siswa. Keunikan dari kegiatan ini terletak pada partisipasi aktif dua siswa SMA…
-
Membawa Kejeniusan Baudelaire ke Pembaca Indonesia
Naning Scheid, seorang dosen, peneliti, penyair, dan penerjemah asal Indonesia yang telah lama menetap di Belgia, menjadi bintang tamu dalam program Jabat Tangan yang diselenggarakan Jagat Sastra Milenia (JSM). Dalam acara kali ini, Naning membawakan diskusi mendalam mengenai puisi Prancis klasik, terutama melalui buku terjemahannya yang terbaru, Les Fleurs du Mal (Bunga-bunga…
-
Modernization in Wing Kardjo’s ‘Pasar’: Intertextual resonances with Baudelaire and Rimbaud’s poems
Sri NurnaningrumUniversitas PGRI Semarang, Indonesia Nazla Maharani UmayaUniversitas PGRI Semarang, Indonesia HarjitoUniversitas PGRI Semarang, Indonesia DOI: https://doi.org/10.22219/kembara.v10i2.36000 Keywords: French literature, Intertextuality, Modernization, Transcultural, Wing Kardjo Abstract This research aims to analyzehow the poem “Pasar” in “Fragment Malam –Setumpuk Soneta” by Wing Kardjo reflects and critiques urbanizationand how its intertextual connections…
-
Puisi-puisi Naning Scheid di Kompas.id
Naning Scheid, penulis, penyair, penerjemah, dan aktris teater berkebangsaan Indonesia yang menetap di Belgia pada perjalanan udara 12 jam kantuk rindu mencengkeram seperti sabuk pengaman – dengan tombol yang belum dipadamkan; jerit kereta makanan, suara botol-botol minuman saling berciuman aroma keringat mengering, tatapan-tatapan asing bau chicken noodles, roti mentega dilapisi senyum…
-
Perpustakaan UPI Menerima Sumbangan Dua Buku Karya Naning Scheid
Perpustakaan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menerima sumbangan dua buku karya Naning Scheid, seorang penulis, penyair, penerjemah, dan aktris teater Indonesia yang menetap di Belgia. Sumbangan ini diserahkan oleh Ibu Nenden Lilis, dosen UPI dan juga seorang penulis. Dua buku yang disumbangkan adalah: Puisi sebagai Autobiografi: Mengenal Les Fleur du Mal…
-
SONETA ALEKSANDRINA: Puisi-Puisi Naning Scheid
Ilustrasi puisi. (Arsacadipura) Oleh: Naning Scheid* Soneta Berengsek untuk Kekasih Baik tutup diam-diam jendela yang menghadap rumah tetangga biarkan televisi menyala, kancing bajumu terbuka mari berhenti menyangkal hasrat fatal dari rindu-rindu kolosal; tunjukkan kelembutanmu yang kasar sebab tanganku mulai bosan…
-
Api di Musim Semi
Aku berdiri meninggalkan Mama sendiri. Berjalan zig-zag menertawakan nasibku seperti orang gila. Orang-orang memandangku, berbisik-bisik dan tersenyum mengejek. Tanpa melihat jam aku tahu hari sudah malam. Aroma bitterballen di toko sebelah telah tercium sejak beberapa jam lalu. Biasanya sebelum pulang kerja, aku membeli jajanan serupa kroket itu untuk makan malamku. Namun malam…
-
Puisi-Puisi Naning Scheid di Bali Politika
Ilustrasi: Renta Ivonne Dewi Arimbi Situmorang BLAZON SECANGKIR KOPI HITAM bagaimana akan kuceritakan rahasia cinta paling usang? ketika pertama kali memandang: Tubuhnya hitam seperti bayang kematian tapi hadirnya, bagai malaikat penyelamat pembangkit semangat jiwa berkarat bagaimana akan kugambarkan kemolekan yang ia miliki? ketika pertama kali kunikmati: Tubuhnya hangat lekat bagai…
-
Terjemahan Baudelaire
Why I Call It Bunga-Bunga Iblis In the Encyclopedia of World Literature, Anton Kurnia calls Les Fleurs du Mal as “Bunga bunga Kejahatan” in Indonesian, a choice that most likely follows the English title Flowers of Evil. Other Indonesian versions circulate as “Bebunga yang Jahat,” “Bunga bunga Jahat,” or “Bunga…